Label

#art (2) #favorite (1) #iseng (1) #nyampah (1) #psikologi (1) #study (1)

Senin, 31 Desember 2012

2013 ?

Tanggal berapa hari iniiii?
yup, tanggal 1 bulan 1 dan tahuun.... 2013 !!
Byk sekali yg berbeda di New Years Eve sy tahun ini,
ga seperti biasanya yg dilalui dgn kumpul keluarga, malam tadi sy hanya diam di kamar kostan dan berkutat dengan tugas.
Nothing special.. haha
Entahlah, hanya saja euforia untuk "taun baruan" kali ini berasa hambar, sama dengan ketika euforia saya untuk lebaran di tahun lalu (2012), Idul Fitri dan juga Idul Adha.
Why?
I dont know either..

Sedih sebenarnya kalau mengingat ini, terutama untuk adik-adik sy, karena kehilangan euforia itu bukan hanya terjadi pada sy, tapi juga kedua orangtua sy. Beliau-beliau tetap mengupayakan untuk menghadirkan euforia itu mengingat adik-adik sy, tapi tidak se"gereget" taun-taun sebelumnya. Sy hanya berharap semoga adik-adik sy tidak tertular dengan penurunan euforia sy. haha

Yak !
sudah cukup bermelow nya. 
eyyy.. hari pertama di taun baru masa udah melow lagi aja?
Semangat ! :)

yaaa... sebagaimana orang lain, sy pun memiliki resolusi yang ingin dicapai di taun yang baru ini. Namun, kali ini resolusi sy ga bejibun kaya sebelumnya. haha
Resolusiku taun  ini cuma 1, yaitu :
ingin bisa lebih memegang komitmen. Komitmen terhadap segala sesuatu yg pernah, sedang ataupun akan saya azzamkan
Ladies, meski hanya 1, tapi itu maknanya dalem loh, dan mencakup semua harapan saya. hahaha :)
Pengen uas lancar?
Pengen jadi pribadi yang lebih baik?
Pengen bisa lebih produktif di tahun yang baru?
dsb
semuanya bisa masuk di resolusi sy, tergantung apa yg sy azzamkan dalam hati sy (ga akan sy tulis di sini, krn mungkin ada beberapa yg baru akan sy azzamkan di kemudian hari). 
Dan, untuk mewujudkan semuanya itu adalah komitmen. Komitmen dengan apa yg ingin sy capai. Komitmen itu ga gampang, selalu ada pengorbanan untuk setiap komitmen. Entah apa bentuk pengorbanan, namun kedua hal itu mutlak berdampingan. Dengan memegang komitmen, sy juga berharap sy bisa ikhlas dgn pengorbanan2nya, dan insyaAllah lebih mudah dalam mewujudkan azzam saya.  Aamiin..

Tahun 2012 bisa disebut sebagai tahun awal kebangkitan saya.
Setelah sebelumnya jatuh, sejatuh-jatuhnya di tahun 2011, perlahan di 2012 sy mulai bangkit dan kembali mengembangkan diri. 
Sulit? ya, saya akui. 
Berusaha untuk bangkit dan kali ini mencoba membangkitkan juga orang-orang tersayang saya memang tidak mudah.
Kerapkali sy mengobati padahal sebenarnya sy sendiri juga sedang perlu diobati.
Tapi justru dari situlah sy mendapat pembelajaran tentang pendewasaan diri dan kemandirian.
Tentang esensi sy sebagai makhluk yg Allah beri karunia kesempatan untuk hidup, memahami fungsi dan peran yang harus sy jalankan, tak hanya berkutat memikirkan kebaikan diri sendiri.
Intensitas kehadiran para penyokongku (keluarga dan shabat) secara fisik di tahun 2012 mungkin tidak begitu intens di banding tahun2 sebelumnya, namun sy percaya, doa dari mereka bagi sy mengalir lebih deras di tahun 2012, dan keyakinan inilah yang bisa membuat sy lebih kuat untuk recovery dari kejatuhan sy di 2011.

Ya, saya amat sangat bersyukur atas segala sesuatu yang pernah terjadi di tahun 2012.
Segala senangnya, sedihnya, kecewanya, optimisnya, dsb sangat berkesan bagi saya.

di 2012, banyak perubahan positif ataupun negatif dari kedua orang tua sy, namun lebih banyak positifnya, sy lebih merasakan kehangatan dari ke-2 orangtua sy.

di 2012, sy merasa kemampuan softskill sy sangat-sangat di asah, dengan terpilihnya sy sebagai ketua Pemilu Fakultas (sy org ketiga di angkatan yg berksempatan utk ditunjuk sbg ketua kegiatan bahkan sebelum memasuki masa dimana memang angkatan sy yg memegang kepanitiaan), Alhamdulillah.. pengalaman yang sangat berkesan bagi sy, banyak hikmah dan pembelajaran yang sy ambil dari sini. Dan juga kepanitiaan sy yg sngt  bejibun di smstr 3, kewalahan memang, tapi it was fun :D hahaha

di 2012, hmmmm... pasang surut cerita itu pasti ada lah yaaa, hahahaha. cerita merah jambu di masa kuliah juga turut mewarnai tahun ini. Meskipun di tahun ini sepertinya bukan tahun dimana sy mulai menyadari, mengetahui, bertemu, atau entahlah itu dengan orang yang bisa melengkapi sy. ahahahaha *face blushing*
Gapapa.. di 2013 mungkin? who knows :") yang jelas, sy akan tetap mengembangkan diri selama masa menunggu ini, dan tetap menjaga hati. hahaha. Dear, im gonna be your gorgeous woman, so please be my gorgeous man too okay? hahaha. 

di 2012 juga, sy dan teman2 seperjuangan, satu visi dan juga misi mulai membentuk suatu gerakan SUPERB MOTHER. gerakan yang cool abis tau, parah lah, kece badai cetar membahana. hahahaha. semoga bisa berkembang di tahun-tahun berikutnya. Aamiin

di 2012, terbukti kabar itu HOAX. ga kiamat heeeeeey 2012, haha. (kiamat sughra sih selalu ada tiap harinya juga)
dan sebagainya.

yang jelas, 2012, ya u so cool hah? :))

Perjalanan masih panjang. Tapi mudah-mudahan 2013 bisa jadi tahun yang lebih cool, lebih awesome, lebih amazing, dan sy serta orang-orang disekitar sy nya juga bisa lebih cool, lebih awesome, dan lebih amazing untuk bisa menyongsong tahun-tahun berikutnya, jika masih berkesempatan. Aamiin  yaa Rabbalalamiin

Happy new year, Ladies. Bismillah... :*

Selasa, 16 Oktober 2012

Saya... galak ? :'(



Sekedar menulis hasil perenungan saya, setelah akhir-akhir ini (ga akhir2 juga sih, dari dulu jg ada yg ngomong. haha) ada yang bilang kalau saya ini galak dan judes.

Ya, you know lah yaaa galak, it usually has a negative meaning, especially in my country.
Makanya sebenarnya sy rada gimanaaa gitu juga kalau sy di sebut galak, judes, tegas, dll, terlebih karena sy seorang wanita yang notabene haruslah lemah lembut, halus, dll. haha
Tapi ketika saya merenung,
saya tidak memungkiri kegalakan dan kejudesan saya.


Ya, saya memang tegas
Karena saya tidak suka menye-menye, dan juga saya tidak suka sesuatu atau seseorang yang melakukan sesuatu dengan serba lamban. Sebel saya di bilang cewe lemah atau ga bisa apa-apa (ini yang jadi motivasi saya buat jadi cewe serba bisa. haha)
saya tidak suka orang yang manja, walaupun tidak saya pungkiri saya mempunyai keinginan tersendiri untuk sesekali dapat bermanja-manja dengan orangtua, adik, ataupun sahabat-sahabat saya

Ya, saya memang judes
terutama ke lawan jenis. hahaha
karena pertama, ini senjata saya biar ga sembarangan orang ganggu saya.
Hey, saya anak sulung, cewe satu-satunya, papa saya juga ga mungkin kan tiap waktu bisa jadi benteng untuk menjaga saya? Makanya saya membentengi diri saya dengan kejudesan ini, yaaa minimal kan pada takut gitu buat sembarangan deketin dan gangguin saya. haha
yang kedua, saya biasanya kumat judesnya ketika ada hal atau orang yang udah bikin saya kesel dan geregetan, grrrrr... lama bet siiiiih, wasting time -_-

Ya, saya memang galak
hmm.. kedua sifat yang saya bahas sebelumnya mungkin yang menjadi indikator orang-orang menyebut saya galak

Ketiga sifat itu : tegas, judes, galak
mungkin yang menjadikan diri saya terlihat menjadi terlalu dominan di mata orang-orang, terutama di saat kuliah ini, padahal percaya deh, dulu ketiga sifat itu ga separah sekarang. haha

Saya yang merupakan anak pertama yang mempunyai 3 adik yang masih kecil-kecil dan umurnya terpaut cukup jauh dengan saya mungkin merupakan salah satu faktor penyebab ketiga sifat ini.
Perceraian orang tua saya pun saya akui membuat ketiga sifat ini semakin menjadi, posisi saya sebagai satu-satunya anak yang menjadi tameng penghubung kedua orang tua dan adik-adik saya cukup membuat saya menjadi seseorang yang tegas dan galak. Saya ga cuma galak sama temen-temen, sama adikpun saya terkadang kumat galaknya. Saya gamau ngeliat mereka berleha-leha, saya gamau adik-adik saya susah di masa yang akan datang, dan saya gamau ngeliat mata keluarga saya, terutama kedua orang tua saya memancarkan keletihan dan kesesakan yang mendalam akibat masalah yang akan datang jika terus-terus bermanja diri dan berleha-leha. Sungguh, keluarga saya adalah sumber kekuatan sekaligus titik kelemahan bagi diri saya.

Terkadang saya sedih jika orang-orang hanya melihat kegalakan saya tanpa melihat niat dan tujuan saya dibaliknya.

"Saya ingin kamu sukses. Saya ingin nilai kuliah kita bagus. Saya ingin melihat kamu tidak direndahkan orang lain. Saya ingin melihat kamu menjadi sosok tangguh. Saya yakin kamu mampu, tapi kenapa kamu diam saja. Hey, WAKE UP !! " 

itu mungkin jeritan hati saya ketika saya berubah menjadi sosok seorang asysyifa nurul utami yang galak dan tegas.
Sungguh, tidak ada niat buruk di balik kegalakan saya.
Saya sayaaaaaaaaaang sama kaliaaaaaaaaaan T.T
Ga mungkin juga kan saya marah-marah dan judes karena alesan yang ga jelas. Cape tau marah-marah teh, bikin ga enak hati, dan bikin muka ga berseri-seri juga. hahahaha

Saya bisa menjadi sosok yang paling judes, sekaligus paling cheerful jika keadaan sekitar saya nyaman
Saya adalah sosok yang sangat tegas, namun juga saya bisa menjadi orang yang sangat peramah
Saya memang galak, tapi percaya ga percaya saya juga bisa bersifat sangat keibuan yang sangat lemah lembut, penuh kasih sayang, dan sebagainya

Menjadi seorang wanita yang anggun, shalehah, lemah lembut, halus, keibuan, penuh kasih-sayang, legowo, sabar, tentu adalah cita-cita saya. Pasti itu hukumnya! hahaha
serius, saya sangat ingin menjadi sosok seperti itu.
Masih ingat kan passion saya? "Menjadi Wanita Seutuhnya"
mana mungkin saya tidak mau punya sifat-sifat lembut wanita itu.

Percaya deh, saya pengen ko ga banyak marah-marah lagi, saya juga pengen banget banget orang-orang bisa ngeliat sosok wanita seutuhnya dalam diri saya tanpa ada embel-embel galak atau judes yang menyertainya. Makanya saya juga minta bantuan kepada semuanya, orangtua, keluarga, sahabat, dan teman-teman saya tercinta untuk senantiasa mengingatkan saya dan membantu saya untuk bisa meminimalisir kegalakan dan kejudesan saya, karena sudah barang tentu tidak semua hal harus disikapi dengan kegalakan ataupun kejudesan kan. haha
Saya juga insyaAllah terus melakukan introspeksi diri terhadap apa yang sudah terjadi...
(Setelah marah atau judesnya kumat, saya bisa merenungi hal itu sampe seharian loh, baru tau kan? hahaha)

Haaaaaah, ini mungkin unek-unek saya.
Bukannya ngerjain tugas malah nulis beginian. hahaha

Makasih yaaa semuanyaaaaa yang sudah, sedang atau akan menjadi bagian dari hidup saya.
Saya sangat mensyukuri keberadaan kalian :*

Semangat menjadi wanita seutuhnya! Bismillah >,<9
*dibantu yaaaa hahaha

Sabtu, 22 September 2012

Beri Judul Ketika Sudah Membaca :)


Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran…

“Ayah, ayah” kata sang anak

 “Ada apa?” tanya sang ayah

“aku capeksangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…


aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja!

aku capek, sangat capek …


aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…

aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..”

sang anak mulai menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata

” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,
 lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. 


Lalu sang anak pun mulai mengeluh
” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah”

sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…


“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!”


sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.

” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”

” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”

” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”

” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”


” Nah, akhirnya kau mengerti”

” Mengerti apa? aku tidak mengerti”

” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi…

bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga…
dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangat indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat?
kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”


” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar 

” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat …
begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku…
ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri
maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri
seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya…
maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang…
maka kau tau akhirnya kan?”

” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”


Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.


source : Note Syifa Nurul Fauziah (diambil dari http://www.resensi.net/setiap-kemenangan-butuh-kesabaran/2010/08/31/#more-799)

Jumat, 15 Juni 2012

Random


hari ini, ya tepatnya pagi ini, sebelum pukul 7
saya membuka si buku wajah, dan entah kenapa langsung timbul keinginan untuk mengkepo seseorang yang namanya muncul di timeline
seseorang yang  menurut orang-orang sekitarnya di anggap sebagai orang yang tenang dan sangat bijak
oke, ternyata dia punya blog
aku baca deh itu blog nya
wow, isinya simple, tapi jujur, ngena, dan ga macem2
sangat apa adanya

Apa Adanya.
2 kata yang begitu mendengarnya langsung menimbulkan kesan yang tenang, pasrah tapi bukan pasrah juga sih, down to earth, dan sebagainya
yang.... entahlah, susah untuk mendeskripsikannya

orang-orang terkadang takut untuk menjadi apa adanya
entah itu karena takut menjadi berbeda dengan skitarnya
takut untuk menerima kritikan dan cercaan karena perbedaannya
ataupun justru ada yang takut akan perselisihan yang akan timbul jika mengekspresikan perbedaannya itu

dan jujur saya akui, saya masih termasuk salah satu dari orang-orang itu
saya takut untuk di cerca
saya takut dipandang aneh
saya sebisa mungkin selalu menghindari terjadinya konflik

Hal ini membuat saya mungkin menjadi seorang follower (kata2 dari blog yang menginspirasi postingan ini) setia,
orang yang  manggut-manggut padahal hati berontak
orang yang berkata "iya" begitu saja
orang yang sebisa mungkin tidak menyuarakan ketidaksamaannya dengan lingkungan

...


well, dari sudut pandang saya
cara saya yang menjadi follower itu mungkin apa adanya saya
suatu cara yang menjadi refleksi atas kepribadian saya yang tidak terlalu menyukai adanya konflik
cara itu mungkin dianggap lemah bagi sebagian orang
tapi tidak menurut saya,
jika semua orang menjadi seorang yang vokal menyuarakan perbedaannya,
lantas siapa yang akan mndengarkan?
Tapi hal ini tidak lantas menutup kemungkinan saya untuk turut bersuara jika memang benar-benar diperlukan


apa adanya bukan berarti menutup telinga atas pendapat dari luar
dan menjadikan kata2 "yah, inilah apa adanya saya. maaf jika tidak berkenan" menjadi sebuah tameng
menurut saya, hal itu merupakan sebuah hal yang kurang sejalan dengan peran manusia sebagai makhluk sosial
jika terus berperilaku sesuai keinginan sendiri, dapatkah kita bertahan?
lantas apa peran orang lain di mata kita?
hanya sebagai penghias di panggung hidup yang dirasa hanya  milik sendiri?
tidak... tidak harus seperti itu

Lantas,
Apa dan bagaimanakah apa adanya itu?
...


jawabannya kembali lagi ke diri masing-masing
bagaimana cara individu mempersepsikan apa adanya dengan berkaca dari kepribadiannya
karena menurut saya tak ada jawaban pasti akan yang dimaksud dengan menjadi apa adanya



satu yang ingin saya tekankan,
menjadi apa adanya tidak berarti harus selalu menjadi yang berbeda
dan berbeda itu belum tentu apa adanya
tapi tentu janganlah lupakan bahwa kita memang dilahirkan tidak ada yang sama
hanya bagaimana sekarang cara menyikapi perbedaan yang telah ada itu dengan sebijaksana mungkin


bukan kata jadilah diri sendiri yang menjadi pusat perhatian
tapi bagaimana cara kita ikhlas menerima diri kita dengan segala kekurangan dan kelebihannya
dan tidak lantas berpasrah begitu saja dengan kekurangan itu, melainkan selalu berusaha untuk dapat menjadi diri yang lebih baik itulah kunci apa adanya menurut saya

bingung ya?
sama saya juga. hahahahaha
...

Minggu, 10 Juni 2012

Curhat?

Oke, sudah lama sekali aku tidak posting2 di blogku tercintah
maap yaaaa hauraa, umi lagi hectic di kampus. mau UAS nih >,<
so? hahahaha

sudahlah ya, lanjut deh
postingan kali ini saya pikir penting bagi saya dan mungkin Ladies sekalian untuk dipostkan
(ko berasa rancu ya kata-katanya?)
terlebih lagi, sebagai seorang calon psikolog (Amiin >,<) yang kehidupan sehari2nya pasti udah sobatan akrab sama yang namanya mendengarkan curhat.

Tips mendengarkan curhat kali ini berasal dari kultwit Bang Jeki, salah satu dosen di fakultas psikologi UNPAD tercinta.
langsung aja yaaaa..



TIPS MENDENGARKAN CURHAT

  • Saat sahabat curhat pada anda masalah pribadinya, yg ia butuhkan adalah telinga dan hati yg mendengarkannya. Bukan saran.
  • Ia tak butuh dinasihati, diberi kata-kata kosong "sabar ya" atau "ini semua ada hikmahnya". Ia butuh didengarkan. Titik. 
  • Saat ia hendak  tanya pada dirimu apakah kamu siap dan bersedia mendengarkan. Jika tidak, jujurlah. Jika ya, sungguhlah.
  • Arahkan dirimu padanya. Tak hanya badan, tapi juga mata, pikiran, hati, dan seluruh dirimu. Ia  karena ia butuh, bukan iseng.
  • Anda perlu menahan diri saat sahabat  pada anda. DIA fokusnya, bukan anda. Singkirkan pikiran "Kalau gw ya..."!!
  • Respon minimal "hmm" "ya.." "lalu?" "oohh.." disertai anggukan cukup menjadi bukti bahwa anda mendengarkan dia dan -nya
  • Biar ia mengekspresikan emosinya, meracaukan yg ingin disampaikan, mengutuki yg ia kehendaki. Ia  karena butuh menyalurkan.
  • Selain respon minimal, anda sebaiknya jg menyampaikan pemahaman akan -nya. Dengarkan, simpulkan, sampaikan pd tiap topik.
  • Respon minimal dan pengungkapan pemahaman adalah bukti bahwa anda mendengarkan  sahabat tsb. Anda memahaminya dgn tepat.
  • Anda dan dia adalah dua pribadi, latar belakang dan kemampuan yg berbeda. Solusi yg anda lakukan belum tentu pas untuknya 
  • Dilarangkah memberi solusi saat sahabat  ? Tentu tidak. Yg dilarang adalah langsung loncat ke solusi tanpa paham persoalannya.
  • Seringkali saat sahabat baru  sebentar, anda tak sabar dan komentar "ya sudahlah.." atau "gini aja deh.." atau "menurut gw.."
  • Dengarkan -nya, pahami, lalu diskusi bersama apa solusi terbaiknya. Berbagilah informasi dan solusi, tp sesuaikan dgn dirinya.
  • Jadilah teman seperjalanannya menyelesaikan masalah. Jangan jadi pengarah yg berjalan di depan atau pemerhati yg jalan di belakang.
  • Ini alasan nasihat tak ampuh.. -: People never learn anything by being told, they have to find out for themselves
  • Kalau dia butuh solusi, diskusilah bersamanya. Tilik apa solusi yg pernah dilakukan, modifikasi, temukan alternatif lain. Jangan nasihati!!
  • Sahabat  :"Nilai uts gw kacau bgt. Gw ga paham euy materinya." Nasihat:"ya, belajarlah lebihrajin nanya kalo ga jelas." BASI!!
  •  sahabat:"Gila, dia jahat bgt, selingkuh dari aku!" Nasihat:"Sabar ya... Tenang, masih banyak cowo lain, ntar gw cariin." SALAH!!
  •  sahabat:"Aku bingung mau yg mana dan harus apa." Nasihat:"Pilihlah yg terbaik. Lo pasti bisa." BASI, madingnya udah terbit!!
  • Berbagi pengalamanmu jika km pernah berhasil mengatasi masalah yg sama dgn  sahabatmu. Belajarlah dari situ, jgn dipakai mentah2.
  • Kalau hanya mendengar dan menasihati, ga cape tapi ga guna. Mendengarkan dan memahami melelahkan, tapi produktif. Pilih saja...
Nah itu dia kultwit dari bang jeki, 
mantep abis kan?
saya akui saya pun masih belum bisa menerapkan hal-hal itu sepenuhnya
tapi aku terus mencoba, ceilaaaaah... hahaha
aslinya heh, saya bakal terus belajar buat gimana caranya bisa mendengarkan dan memahami orang dengan baik
dan saya juga akui, hal ini bukanlah hal yang gampang
ego diri, tingkat kesabaran, dan berbagai hal lainnya sangat perlu untuk dikontrol

Ini lah salah satu hal yang saya kagumi dari seorang psikolog,
kemampuan mereka untuk mendengar dan memahami orang dengan sangat baik, padahal mereka pun pasti mempunyai keinginan yang sebaliknya
well, tak usah basa basi deh, semua orang pasti punya keinginan untuk didengarkan dan dipahami, bukan? itu salah satu kebutuhan dasar manusia kalo menurut saya
pengakuan, penghargaan, dan penerimaan orang terhadap seorang individu turut menjadi cambuk yang membuat seseorang tetap hidup bukan?

hahaha, sekian dulu deh postingan kali ini
ngantuk aslinya, daripada mulai ngalor ngidul omongannya
lebih baik kita sudahi dulu ya Ladies
semoga ada manfaat yang bisa di ambil dari postingan kali ini. Amiin :DD

Aaaaaah, i want to be a  great PSYCHOLOGIST >,<


Kamis, 17 Mei 2012

just a little while

Bismillah..

ow yeah.. galau saya lagi kumat
i dont know what to do
i really try to find for my real home
ya.. my home..

really, i need some refreshing
forget my tasks, forget my duties, forget my sadnesses
just for a while.. please
just a little while
could I?
i really shy to say this all mushy things
such a nonsense to be shared

but im tired, for sure
Lord, can u give me some, oh i mean, one person, only one if i couldnt get much
to be someone that i can share all this tiring things?
i want to cry Lord, and i dont think that i can just do it by my self  at least for this time
i loose my self, need someone, or something that can take me back to my reality
just to hear my cry, clap my shoulders just for a while to convince me that i can do it all
that i can be strong
and i dont need to be afraid to face the misterious future

yeaa.. just a little while..

Rabu, 11 April 2012

Rancangan Kasar Contoh Laporan Perkem

Laporan Individu

Nama    :  Alif
Kegiatan
Aspek yang Digunakan
Uraian Deskriptif Observasi
Biologis
Sosio-emosi
Kognitif
1.       Menangkap Bola






2.       Menyusun Bola

Anak bermain selama 10 menit, kegiatan ini melibatkan aspek biologis dan sosio-emosi karena.........


Intinya, hal-hal yang harus ada dalam laporan perkembangan :
1)      Jenis Permainan
2)      Hasil Observasi
3)      Kesimpulan : catat berapa lama anak memainkan 1 jenis permainan dan ada berapa jenis permainan dalam 20-30 menit
4)      Dari permainan yang dilakukan, aspek apa yg digunakan

Sertakan juga foto/video anak saat bermain




Laporan Kelompok
1)      Merangkum jenis permainan anak laki-laki dan perempuan
2)      Grafik tentang perbandingan anak laki-laki dan perempuan dalam hal jumlah jenis permainan yg dimainkan dalam waktu 20-30 menit
3)      Grafik tentang waktu yang dibutuhkan anak untuk memainkan satu permainan