Label

#art (2) #favorite (1) #iseng (1) #nyampah (1) #psikologi (1) #study (1)

Kamis, 04 Juli 2013

Kerendahan Hati (Taufik Ismail)

Kerendahan Hati

Taufik Ismail


Kalau engkau tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit, jadilah belukar,
tetapi belukar yang baik, yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar, jadilah saja rumput,
tetapi rumput yang memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya, jadilah saja jalan kecil,
tetapi jalan setapak yang membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten, tentu harus ada awak kapalnya
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi rendahnya nilai dirimu

Jadilah saja dirimu
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Sabtu, 18 Mei 2013

Hati dan Diri


“Halo, Hati dan Diri! Apa kabarmu?”
“Sudah seperti apakah kamu hari ini, wahai Hati dan Diri? Semakin membaikkah? Semoga ya sayang”

Diri, hari ini aku bercermin.
Kulihat sosokku terpantul di sana.
Tapi tetiba pertanyaan-pertanyaan ini terngiang di benakku.

Hai, Diri yang ada di cermin.
Apakah kau sudah menjadi sosok perempuan sebagaimana yang kau inginkan ada pada sosok anak perempuanmu nanti?
Atau sosok yang kau inginkan ada pada sosok yang mendampingi suamimu atau anak laki-lakimu nanti?

Aku termenung, Diri.
 Kusadari, segala perangaiku, cara berbicaraku, cara berpikirku itu yang kelak akan tercermin pada sosok-sosok keturunanku. Terpatri pada benak anak-anakku kelak, terbayang pada imaji suami, anak perempuanku, anak laki-lakiku, pendamping anak-anakku.
Oh Diri, sungguh tak tega dan tak patut jika anak dan cucuku kelak harus mengenal sosokku yang masih penuh kekurangan seperti ini.

Hei, Hati.
Ketika bercermin, aku melihat Diri dan ketika kutelisik lebih dalam, aku melihatmu di sana.
Apa kabar hari ini, Hati?
Merasa wangikah?
Hati-hati sayang, periksa kembali.
Jangan-jangan itu bau dirimu yang terbakar oleh riya.
Apakah kau merasa besar hari ini, Hati?
Periksa kembali sayang, mungkin kau tengah membengkak karena kesombonganmu.
Apakah kau merasa putih, Hati? Oh sayaaaang.. benarkah itu bukan warna nanah yang keluar darimu karena segala dosamu sayang?

Hati, Diri,
Aku menangis.
Aku menangis karena memandangi diriku sendiri dalam cermin.
Tidak, bukan hanya aku yg ada dalam cermin itu, tapi bahkan keturunanku.
Aku meminta maaf, wahai Hati dan Diri.
Sepatutnya aku menjagamu dengan sebaik-baiknya demi keberkahan keturunanku.
Amanah yang kau pikul amat besar, Hati, Diri. 
Bersabarlah, dan teruslah berupaya sebaik-baiknya demi cantiknya Dirimu, demi lembutnya Hatimu.

Kau tak sendiri, wahai Hati yang seringkali merasa susah, wahai Diri yang seringkali merasa lelah.
Ada Dia, Sang Pencipta kita yang menemanimu.
Ada wajah-wajah suami dan keturunan yang mendambakan kehadiranmu dengan sepenuh harap.
Kuatlah dan jadi yang terbaiklah, Sayang. 
Demi suamimu, demi anak-anakmu, demi Diri dan Hatimu sendiri.
Wahai cermin, jadilah saksi bangunnya Hati dan Diri yang sudah lama terlelap.
Dan berkatalah wahai Hati dan Diri, ”Aku BISA menjadi lebih baik ! “


[curhatan hati saya, yang pengen banget saya bagi dan Alhamdulillah bs disampaikan melalui kultwit di komunitas @SuperbMother tercinta :* ]

Rabu, 13 Maret 2013

Bukan Sekedar Tugas




Hmm.. tugas
Siapa sih orang yang ga "deg" begitu denger kata ini?
Terutama para akademisi, pasti sering mengalami syndrom cengo sesaat --> kaget --> protes --> kemudian badan lemes ketika mendengar kata ini diucapkan oleh para 'tetua' alias guru atau dosen kita kan? hahaha

Jujur, saya juga termasuk ko :)

Dan jujur lagi, badan saya tambah lemes ketika kata tugas itu mendapat tambahan kata "kelompok"
Why?

Karena menurut saya, tugas kelompok itu berat.
Bukan berat dipengerjaannya, tapi lebih di amanah nya.

Menurut terminologi, definisi amanah itu adalah sesuatu yang dipelihara dan dijaga agar sampai kepada yang berhak memilikinya.

Nah, kenapa saya menyangkutpautkan tugas dengan amanah?
Karena menurut saya, tugas kuliah atau sekolah itu juga merupakan suatu amanah. Amanah ini semakin terlihat ketika kita berbicara dalam konteks tugas kelompok.
ya, dalam tugas kelompok ada hak-hak dari teman2 sekelompok itu yang patut dipelihara dan dijaga agar orang2 di dalam kelompok itu dapat menerima apa yang menjadi haknya, dalam hal ini adalah nilai.
Kalau kita tidak menjaga dan memelihara (alias kasarnya adalah mengerjakan seoptimal dan seefisien mungkin) tugas kelompok kita, bukankah sama saja dengan kita telah mendzalimi hak2 teman-teman sekelompok kita?

Terkadang saya suka geram ketika masih ada orang yang dengan sengaja bermalasan atau menunda mengerjakan tugas kelompoknya padahal ia sedang berada di waktu senggang, begitu pula dengan yang mengerjakannya dengan asal-asalan. Haloooo, itu hak temen-temenmu ituuu. Kasian bukan teman2mu yang lain yang telah berusaha mengerjakannya dengan sungguh-sungguh ternyata harus mendapatkan nilai yang 'sama' dengan orang-orang yang mengerjakannya dengan asal-asalan, hanya karena yaa.. dia kan sama kelompoknya sama kamu, jadi harus sama.

Kalau menurut saya, ini miris dan tidak adil..

Setiap orang memang memiliki hak untuk merasa tidak suka dengan tugasnya, bosan dengan tugasnya, atau merasa "ah apaan sii tugas kaya begini doang juga, ga penting", dan berbagai macam perasaan menolak lainnya, tapi kali ini itu bukanlah saat yg tepat dan tempat yang tepat. Toleransi, tanggung jawab dan kemampuan meregulasi emosi dibutuhkan disini.
Kasarnya sih ya, kalau mau nilai jelek, ya sendiri aja gausah bawa2 orang lain, kasian.

Yah, siapapun yang merasa pernah didzalimi dalam tugas kelompoknya, semoga kesabaranmu menjadi berkah bagimu. Dan bisa jadi pembelajaran juga bagimu, jangan sampai kamu mendzalimi juga orang lain dalam tugasnya, karena ga enak kan di dzalimi? Semangat selalu, tetap pertahankan kerja baikmu, anggaplah itu sebagai sedekah bagi teman-teman mu yang lain yang dapat menunjang keberhasilan bersama.

Dan bagi siapapun yang masih suka mendzalimi, baik sadar ataupun tidak sadar, banyak2 saja introspeksi dan berusahalah untuk tidak membiasakan sikap ini. apapun itu alasannya. Dan berusahalah untuk tidak melakukannya lagi sering2, yuk coba berpikir melalui sudut pandang yang berbeda. Bayangkan posisimu ada di yang di dzalimi.


Ingat ya, tugas itu amanah, kawan :)



P.S :
Tulisan ini terinspirasi dari hasil ngobrol2 cantik sama sobat SMP saya kemarin, dan juga hasil perenungan dari peristiwa nyata yg saya alami sendiri.


"Buat yang pernah ter atau di dzalimi oleh saya dalam tugasnya, saya minta maaf sebesar2nya. Semoga Allah memberimu yang lebih baik dilain kesempatan dan semoga nilai2mu tetap bagus yaa. Doakan aku agar bisa 'pulih' dari perilaku buruk ini. Adapun buat yang saya merasa terdzalimi olehnya, baik2 ya kamu, jgn gitu lagi ah. Semoga bisa menjaga amanahnya di kesempatan lainnya yaaa" :)




Senin, 11 Maret 2013

SIMBIOSIS

Gak ada orang yang di sebut kaya, kalau gak ada orang yang miskin
Tapi siapa juga yang akan memberimu, miskin, kalau tidak ada si kaya?

Gak ada orang yang di sebut pintar, kalau gak ada orang yang bodoh
Tapi siapa juga yang akan mengajarimu, bodoh, kalau tidak ada si pintar?

Gak ada orang yang di sebut kuat, kalau gak ada orang yang lemah
Tapi siapa juga yang akan melindungimu, lemah, kalau tidak ada si kuat?

Gak ada orang yang di sebut vokal, kalau gak ada orang yang pendiam
Tapi siapa juga yang akan menyampaikan suaramu, pendiam, kalau tidak ada si vokal?

Dan sebagainya...


Hey, kita ini simbiosis mutualisme, Manusia.


Saya berperan untuk kamu, sebagaimana kamu berperan untuk saya.
Kita vice versa.

Lalu kenapa tidak kita saling menghargai saja peran yang kita jalani?
Tak perlulah kau si lebih mengolok-olok yang kurang. Dan si kurang, tak perlu juga kau berusaha menjatuhkan si lebih dan menjadi iri yang tidak rasional.

Beri orang yang kurang apa yang menjadi kelebihanmu, toh tak akan habis kelebihanmu.
Lengkapi kekuranganmu dengan berusaha mendapatkan dari yang berlebih, dengan cara yang pantas, benar, dan juga tahu diri.
Tapi jangan juga lantas keenakan karena ada si lebih, berusahalah untuk menjadi yang lebih juga, bukankah tangan diatas lebih baik dari tangan yang di bawah?


Dan kau si lebih, terkadang harga diri manusia membuat si kurang malu untuk mengatakan kekurangannya, jadi pekalah untuk memberi, dan tak perlu kau umbar-umbar penuh kesombongan pemberianmu itu dan jangan kau persulit, karena bisa menyebabkan agresi pada si kurang.

Ya, kita simbiosis mutualisme, Manusia.
Mutualisme...
bukan parasitisme!

Senin, 31 Desember 2012

2013 ?

Tanggal berapa hari iniiii?
yup, tanggal 1 bulan 1 dan tahuun.... 2013 !!
Byk sekali yg berbeda di New Years Eve sy tahun ini,
ga seperti biasanya yg dilalui dgn kumpul keluarga, malam tadi sy hanya diam di kamar kostan dan berkutat dengan tugas.
Nothing special.. haha
Entahlah, hanya saja euforia untuk "taun baruan" kali ini berasa hambar, sama dengan ketika euforia saya untuk lebaran di tahun lalu (2012), Idul Fitri dan juga Idul Adha.
Why?
I dont know either..

Sedih sebenarnya kalau mengingat ini, terutama untuk adik-adik sy, karena kehilangan euforia itu bukan hanya terjadi pada sy, tapi juga kedua orangtua sy. Beliau-beliau tetap mengupayakan untuk menghadirkan euforia itu mengingat adik-adik sy, tapi tidak se"gereget" taun-taun sebelumnya. Sy hanya berharap semoga adik-adik sy tidak tertular dengan penurunan euforia sy. haha

Yak !
sudah cukup bermelow nya. 
eyyy.. hari pertama di taun baru masa udah melow lagi aja?
Semangat ! :)

yaaa... sebagaimana orang lain, sy pun memiliki resolusi yang ingin dicapai di taun yang baru ini. Namun, kali ini resolusi sy ga bejibun kaya sebelumnya. haha
Resolusiku taun  ini cuma 1, yaitu :
ingin bisa lebih memegang komitmen. Komitmen terhadap segala sesuatu yg pernah, sedang ataupun akan saya azzamkan
Ladies, meski hanya 1, tapi itu maknanya dalem loh, dan mencakup semua harapan saya. hahaha :)
Pengen uas lancar?
Pengen jadi pribadi yang lebih baik?
Pengen bisa lebih produktif di tahun yang baru?
dsb
semuanya bisa masuk di resolusi sy, tergantung apa yg sy azzamkan dalam hati sy (ga akan sy tulis di sini, krn mungkin ada beberapa yg baru akan sy azzamkan di kemudian hari). 
Dan, untuk mewujudkan semuanya itu adalah komitmen. Komitmen dengan apa yg ingin sy capai. Komitmen itu ga gampang, selalu ada pengorbanan untuk setiap komitmen. Entah apa bentuk pengorbanan, namun kedua hal itu mutlak berdampingan. Dengan memegang komitmen, sy juga berharap sy bisa ikhlas dgn pengorbanan2nya, dan insyaAllah lebih mudah dalam mewujudkan azzam saya.  Aamiin..

Tahun 2012 bisa disebut sebagai tahun awal kebangkitan saya.
Setelah sebelumnya jatuh, sejatuh-jatuhnya di tahun 2011, perlahan di 2012 sy mulai bangkit dan kembali mengembangkan diri. 
Sulit? ya, saya akui. 
Berusaha untuk bangkit dan kali ini mencoba membangkitkan juga orang-orang tersayang saya memang tidak mudah.
Kerapkali sy mengobati padahal sebenarnya sy sendiri juga sedang perlu diobati.
Tapi justru dari situlah sy mendapat pembelajaran tentang pendewasaan diri dan kemandirian.
Tentang esensi sy sebagai makhluk yg Allah beri karunia kesempatan untuk hidup, memahami fungsi dan peran yang harus sy jalankan, tak hanya berkutat memikirkan kebaikan diri sendiri.
Intensitas kehadiran para penyokongku (keluarga dan shabat) secara fisik di tahun 2012 mungkin tidak begitu intens di banding tahun2 sebelumnya, namun sy percaya, doa dari mereka bagi sy mengalir lebih deras di tahun 2012, dan keyakinan inilah yang bisa membuat sy lebih kuat untuk recovery dari kejatuhan sy di 2011.

Ya, saya amat sangat bersyukur atas segala sesuatu yang pernah terjadi di tahun 2012.
Segala senangnya, sedihnya, kecewanya, optimisnya, dsb sangat berkesan bagi saya.

di 2012, banyak perubahan positif ataupun negatif dari kedua orang tua sy, namun lebih banyak positifnya, sy lebih merasakan kehangatan dari ke-2 orangtua sy.

di 2012, sy merasa kemampuan softskill sy sangat-sangat di asah, dengan terpilihnya sy sebagai ketua Pemilu Fakultas (sy org ketiga di angkatan yg berksempatan utk ditunjuk sbg ketua kegiatan bahkan sebelum memasuki masa dimana memang angkatan sy yg memegang kepanitiaan), Alhamdulillah.. pengalaman yang sangat berkesan bagi sy, banyak hikmah dan pembelajaran yang sy ambil dari sini. Dan juga kepanitiaan sy yg sngt  bejibun di smstr 3, kewalahan memang, tapi it was fun :D hahaha

di 2012, hmmmm... pasang surut cerita itu pasti ada lah yaaa, hahahaha. cerita merah jambu di masa kuliah juga turut mewarnai tahun ini. Meskipun di tahun ini sepertinya bukan tahun dimana sy mulai menyadari, mengetahui, bertemu, atau entahlah itu dengan orang yang bisa melengkapi sy. ahahahaha *face blushing*
Gapapa.. di 2013 mungkin? who knows :") yang jelas, sy akan tetap mengembangkan diri selama masa menunggu ini, dan tetap menjaga hati. hahaha. Dear, im gonna be your gorgeous woman, so please be my gorgeous man too okay? hahaha. 

di 2012 juga, sy dan teman2 seperjuangan, satu visi dan juga misi mulai membentuk suatu gerakan SUPERB MOTHER. gerakan yang cool abis tau, parah lah, kece badai cetar membahana. hahahaha. semoga bisa berkembang di tahun-tahun berikutnya. Aamiin

di 2012, terbukti kabar itu HOAX. ga kiamat heeeeeey 2012, haha. (kiamat sughra sih selalu ada tiap harinya juga)
dan sebagainya.

yang jelas, 2012, ya u so cool hah? :))

Perjalanan masih panjang. Tapi mudah-mudahan 2013 bisa jadi tahun yang lebih cool, lebih awesome, lebih amazing, dan sy serta orang-orang disekitar sy nya juga bisa lebih cool, lebih awesome, dan lebih amazing untuk bisa menyongsong tahun-tahun berikutnya, jika masih berkesempatan. Aamiin  yaa Rabbalalamiin

Happy new year, Ladies. Bismillah... :*

Selasa, 16 Oktober 2012

Saya... galak ? :'(



Sekedar menulis hasil perenungan saya, setelah akhir-akhir ini (ga akhir2 juga sih, dari dulu jg ada yg ngomong. haha) ada yang bilang kalau saya ini galak dan judes.

Ya, you know lah yaaa galak, it usually has a negative meaning, especially in my country.
Makanya sebenarnya sy rada gimanaaa gitu juga kalau sy di sebut galak, judes, tegas, dll, terlebih karena sy seorang wanita yang notabene haruslah lemah lembut, halus, dll. haha
Tapi ketika saya merenung,
saya tidak memungkiri kegalakan dan kejudesan saya.


Ya, saya memang tegas
Karena saya tidak suka menye-menye, dan juga saya tidak suka sesuatu atau seseorang yang melakukan sesuatu dengan serba lamban. Sebel saya di bilang cewe lemah atau ga bisa apa-apa (ini yang jadi motivasi saya buat jadi cewe serba bisa. haha)
saya tidak suka orang yang manja, walaupun tidak saya pungkiri saya mempunyai keinginan tersendiri untuk sesekali dapat bermanja-manja dengan orangtua, adik, ataupun sahabat-sahabat saya

Ya, saya memang judes
terutama ke lawan jenis. hahaha
karena pertama, ini senjata saya biar ga sembarangan orang ganggu saya.
Hey, saya anak sulung, cewe satu-satunya, papa saya juga ga mungkin kan tiap waktu bisa jadi benteng untuk menjaga saya? Makanya saya membentengi diri saya dengan kejudesan ini, yaaa minimal kan pada takut gitu buat sembarangan deketin dan gangguin saya. haha
yang kedua, saya biasanya kumat judesnya ketika ada hal atau orang yang udah bikin saya kesel dan geregetan, grrrrr... lama bet siiiiih, wasting time -_-

Ya, saya memang galak
hmm.. kedua sifat yang saya bahas sebelumnya mungkin yang menjadi indikator orang-orang menyebut saya galak

Ketiga sifat itu : tegas, judes, galak
mungkin yang menjadikan diri saya terlihat menjadi terlalu dominan di mata orang-orang, terutama di saat kuliah ini, padahal percaya deh, dulu ketiga sifat itu ga separah sekarang. haha

Saya yang merupakan anak pertama yang mempunyai 3 adik yang masih kecil-kecil dan umurnya terpaut cukup jauh dengan saya mungkin merupakan salah satu faktor penyebab ketiga sifat ini.
Perceraian orang tua saya pun saya akui membuat ketiga sifat ini semakin menjadi, posisi saya sebagai satu-satunya anak yang menjadi tameng penghubung kedua orang tua dan adik-adik saya cukup membuat saya menjadi seseorang yang tegas dan galak. Saya ga cuma galak sama temen-temen, sama adikpun saya terkadang kumat galaknya. Saya gamau ngeliat mereka berleha-leha, saya gamau adik-adik saya susah di masa yang akan datang, dan saya gamau ngeliat mata keluarga saya, terutama kedua orang tua saya memancarkan keletihan dan kesesakan yang mendalam akibat masalah yang akan datang jika terus-terus bermanja diri dan berleha-leha. Sungguh, keluarga saya adalah sumber kekuatan sekaligus titik kelemahan bagi diri saya.

Terkadang saya sedih jika orang-orang hanya melihat kegalakan saya tanpa melihat niat dan tujuan saya dibaliknya.

"Saya ingin kamu sukses. Saya ingin nilai kuliah kita bagus. Saya ingin melihat kamu tidak direndahkan orang lain. Saya ingin melihat kamu menjadi sosok tangguh. Saya yakin kamu mampu, tapi kenapa kamu diam saja. Hey, WAKE UP !! " 

itu mungkin jeritan hati saya ketika saya berubah menjadi sosok seorang asysyifa nurul utami yang galak dan tegas.
Sungguh, tidak ada niat buruk di balik kegalakan saya.
Saya sayaaaaaaaaaang sama kaliaaaaaaaaaan T.T
Ga mungkin juga kan saya marah-marah dan judes karena alesan yang ga jelas. Cape tau marah-marah teh, bikin ga enak hati, dan bikin muka ga berseri-seri juga. hahahaha

Saya bisa menjadi sosok yang paling judes, sekaligus paling cheerful jika keadaan sekitar saya nyaman
Saya adalah sosok yang sangat tegas, namun juga saya bisa menjadi orang yang sangat peramah
Saya memang galak, tapi percaya ga percaya saya juga bisa bersifat sangat keibuan yang sangat lemah lembut, penuh kasih sayang, dan sebagainya

Menjadi seorang wanita yang anggun, shalehah, lemah lembut, halus, keibuan, penuh kasih-sayang, legowo, sabar, tentu adalah cita-cita saya. Pasti itu hukumnya! hahaha
serius, saya sangat ingin menjadi sosok seperti itu.
Masih ingat kan passion saya? "Menjadi Wanita Seutuhnya"
mana mungkin saya tidak mau punya sifat-sifat lembut wanita itu.

Percaya deh, saya pengen ko ga banyak marah-marah lagi, saya juga pengen banget banget orang-orang bisa ngeliat sosok wanita seutuhnya dalam diri saya tanpa ada embel-embel galak atau judes yang menyertainya. Makanya saya juga minta bantuan kepada semuanya, orangtua, keluarga, sahabat, dan teman-teman saya tercinta untuk senantiasa mengingatkan saya dan membantu saya untuk bisa meminimalisir kegalakan dan kejudesan saya, karena sudah barang tentu tidak semua hal harus disikapi dengan kegalakan ataupun kejudesan kan. haha
Saya juga insyaAllah terus melakukan introspeksi diri terhadap apa yang sudah terjadi...
(Setelah marah atau judesnya kumat, saya bisa merenungi hal itu sampe seharian loh, baru tau kan? hahaha)

Haaaaaah, ini mungkin unek-unek saya.
Bukannya ngerjain tugas malah nulis beginian. hahaha

Makasih yaaa semuanyaaaaa yang sudah, sedang atau akan menjadi bagian dari hidup saya.
Saya sangat mensyukuri keberadaan kalian :*

Semangat menjadi wanita seutuhnya! Bismillah >,<9
*dibantu yaaaa hahaha

Sabtu, 22 September 2012

Beri Judul Ketika Sudah Membaca :)


Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran…

“Ayah, ayah” kata sang anak

 “Ada apa?” tanya sang ayah

“aku capeksangat capek … aku capek karena aku belajar mati matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…aku mau menyontek saja! aku capek. sangat capek…


aku capek karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja!

aku capek, sangat capek …


aku cape karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…

aku capek, sangat capek karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…

aku capek ayah, aku capek menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..”

sang anak mulai menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata

” anakku ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,
 lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. 


Lalu sang anak pun mulai mengeluh
” ayah mau kemana kita?? aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah krn ada banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah”

sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai pada sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang…


“Wwaaaah… tempat apa ini ayah? aku suka! aku suka tempat ini!”


sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.

” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”

” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”

” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”

” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”


” Nah, akhirnya kau mengerti”

” Mengerti apa? aku tidak mengerti”

” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi…

bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga…
dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangat indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat?
kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”


” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar 

” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat …
begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku…
ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri
maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri
seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya…
maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang…
maka kau tau akhirnya kan?”

” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”


Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.


source : Note Syifa Nurul Fauziah (diambil dari http://www.resensi.net/setiap-kemenangan-butuh-kesabaran/2010/08/31/#more-799)

Jumat, 15 Juni 2012

Random


hari ini, ya tepatnya pagi ini, sebelum pukul 7
saya membuka si buku wajah, dan entah kenapa langsung timbul keinginan untuk mengkepo seseorang yang namanya muncul di timeline
seseorang yang  menurut orang-orang sekitarnya di anggap sebagai orang yang tenang dan sangat bijak
oke, ternyata dia punya blog
aku baca deh itu blog nya
wow, isinya simple, tapi jujur, ngena, dan ga macem2
sangat apa adanya

Apa Adanya.
2 kata yang begitu mendengarnya langsung menimbulkan kesan yang tenang, pasrah tapi bukan pasrah juga sih, down to earth, dan sebagainya
yang.... entahlah, susah untuk mendeskripsikannya

orang-orang terkadang takut untuk menjadi apa adanya
entah itu karena takut menjadi berbeda dengan skitarnya
takut untuk menerima kritikan dan cercaan karena perbedaannya
ataupun justru ada yang takut akan perselisihan yang akan timbul jika mengekspresikan perbedaannya itu

dan jujur saya akui, saya masih termasuk salah satu dari orang-orang itu
saya takut untuk di cerca
saya takut dipandang aneh
saya sebisa mungkin selalu menghindari terjadinya konflik

Hal ini membuat saya mungkin menjadi seorang follower (kata2 dari blog yang menginspirasi postingan ini) setia,
orang yang  manggut-manggut padahal hati berontak
orang yang berkata "iya" begitu saja
orang yang sebisa mungkin tidak menyuarakan ketidaksamaannya dengan lingkungan

...


well, dari sudut pandang saya
cara saya yang menjadi follower itu mungkin apa adanya saya
suatu cara yang menjadi refleksi atas kepribadian saya yang tidak terlalu menyukai adanya konflik
cara itu mungkin dianggap lemah bagi sebagian orang
tapi tidak menurut saya,
jika semua orang menjadi seorang yang vokal menyuarakan perbedaannya,
lantas siapa yang akan mndengarkan?
Tapi hal ini tidak lantas menutup kemungkinan saya untuk turut bersuara jika memang benar-benar diperlukan


apa adanya bukan berarti menutup telinga atas pendapat dari luar
dan menjadikan kata2 "yah, inilah apa adanya saya. maaf jika tidak berkenan" menjadi sebuah tameng
menurut saya, hal itu merupakan sebuah hal yang kurang sejalan dengan peran manusia sebagai makhluk sosial
jika terus berperilaku sesuai keinginan sendiri, dapatkah kita bertahan?
lantas apa peran orang lain di mata kita?
hanya sebagai penghias di panggung hidup yang dirasa hanya  milik sendiri?
tidak... tidak harus seperti itu

Lantas,
Apa dan bagaimanakah apa adanya itu?
...


jawabannya kembali lagi ke diri masing-masing
bagaimana cara individu mempersepsikan apa adanya dengan berkaca dari kepribadiannya
karena menurut saya tak ada jawaban pasti akan yang dimaksud dengan menjadi apa adanya



satu yang ingin saya tekankan,
menjadi apa adanya tidak berarti harus selalu menjadi yang berbeda
dan berbeda itu belum tentu apa adanya
tapi tentu janganlah lupakan bahwa kita memang dilahirkan tidak ada yang sama
hanya bagaimana sekarang cara menyikapi perbedaan yang telah ada itu dengan sebijaksana mungkin


bukan kata jadilah diri sendiri yang menjadi pusat perhatian
tapi bagaimana cara kita ikhlas menerima diri kita dengan segala kekurangan dan kelebihannya
dan tidak lantas berpasrah begitu saja dengan kekurangan itu, melainkan selalu berusaha untuk dapat menjadi diri yang lebih baik itulah kunci apa adanya menurut saya

bingung ya?
sama saya juga. hahahahaha
...

Minggu, 10 Juni 2012

Curhat?

Oke, sudah lama sekali aku tidak posting2 di blogku tercintah
maap yaaaa hauraa, umi lagi hectic di kampus. mau UAS nih >,<
so? hahahaha

sudahlah ya, lanjut deh
postingan kali ini saya pikir penting bagi saya dan mungkin Ladies sekalian untuk dipostkan
(ko berasa rancu ya kata-katanya?)
terlebih lagi, sebagai seorang calon psikolog (Amiin >,<) yang kehidupan sehari2nya pasti udah sobatan akrab sama yang namanya mendengarkan curhat.

Tips mendengarkan curhat kali ini berasal dari kultwit Bang Jeki, salah satu dosen di fakultas psikologi UNPAD tercinta.
langsung aja yaaaa..



TIPS MENDENGARKAN CURHAT

  • Saat sahabat curhat pada anda masalah pribadinya, yg ia butuhkan adalah telinga dan hati yg mendengarkannya. Bukan saran.
  • Ia tak butuh dinasihati, diberi kata-kata kosong "sabar ya" atau "ini semua ada hikmahnya". Ia butuh didengarkan. Titik. 
  • Saat ia hendak  tanya pada dirimu apakah kamu siap dan bersedia mendengarkan. Jika tidak, jujurlah. Jika ya, sungguhlah.
  • Arahkan dirimu padanya. Tak hanya badan, tapi juga mata, pikiran, hati, dan seluruh dirimu. Ia  karena ia butuh, bukan iseng.
  • Anda perlu menahan diri saat sahabat  pada anda. DIA fokusnya, bukan anda. Singkirkan pikiran "Kalau gw ya..."!!
  • Respon minimal "hmm" "ya.." "lalu?" "oohh.." disertai anggukan cukup menjadi bukti bahwa anda mendengarkan dia dan -nya
  • Biar ia mengekspresikan emosinya, meracaukan yg ingin disampaikan, mengutuki yg ia kehendaki. Ia  karena butuh menyalurkan.
  • Selain respon minimal, anda sebaiknya jg menyampaikan pemahaman akan -nya. Dengarkan, simpulkan, sampaikan pd tiap topik.
  • Respon minimal dan pengungkapan pemahaman adalah bukti bahwa anda mendengarkan  sahabat tsb. Anda memahaminya dgn tepat.
  • Anda dan dia adalah dua pribadi, latar belakang dan kemampuan yg berbeda. Solusi yg anda lakukan belum tentu pas untuknya 
  • Dilarangkah memberi solusi saat sahabat  ? Tentu tidak. Yg dilarang adalah langsung loncat ke solusi tanpa paham persoalannya.
  • Seringkali saat sahabat baru  sebentar, anda tak sabar dan komentar "ya sudahlah.." atau "gini aja deh.." atau "menurut gw.."
  • Dengarkan -nya, pahami, lalu diskusi bersama apa solusi terbaiknya. Berbagilah informasi dan solusi, tp sesuaikan dgn dirinya.
  • Jadilah teman seperjalanannya menyelesaikan masalah. Jangan jadi pengarah yg berjalan di depan atau pemerhati yg jalan di belakang.
  • Ini alasan nasihat tak ampuh.. -: People never learn anything by being told, they have to find out for themselves
  • Kalau dia butuh solusi, diskusilah bersamanya. Tilik apa solusi yg pernah dilakukan, modifikasi, temukan alternatif lain. Jangan nasihati!!
  • Sahabat  :"Nilai uts gw kacau bgt. Gw ga paham euy materinya." Nasihat:"ya, belajarlah lebihrajin nanya kalo ga jelas." BASI!!
  •  sahabat:"Gila, dia jahat bgt, selingkuh dari aku!" Nasihat:"Sabar ya... Tenang, masih banyak cowo lain, ntar gw cariin." SALAH!!
  •  sahabat:"Aku bingung mau yg mana dan harus apa." Nasihat:"Pilihlah yg terbaik. Lo pasti bisa." BASI, madingnya udah terbit!!
  • Berbagi pengalamanmu jika km pernah berhasil mengatasi masalah yg sama dgn  sahabatmu. Belajarlah dari situ, jgn dipakai mentah2.
  • Kalau hanya mendengar dan menasihati, ga cape tapi ga guna. Mendengarkan dan memahami melelahkan, tapi produktif. Pilih saja...
Nah itu dia kultwit dari bang jeki, 
mantep abis kan?
saya akui saya pun masih belum bisa menerapkan hal-hal itu sepenuhnya
tapi aku terus mencoba, ceilaaaaah... hahaha
aslinya heh, saya bakal terus belajar buat gimana caranya bisa mendengarkan dan memahami orang dengan baik
dan saya juga akui, hal ini bukanlah hal yang gampang
ego diri, tingkat kesabaran, dan berbagai hal lainnya sangat perlu untuk dikontrol

Ini lah salah satu hal yang saya kagumi dari seorang psikolog,
kemampuan mereka untuk mendengar dan memahami orang dengan sangat baik, padahal mereka pun pasti mempunyai keinginan yang sebaliknya
well, tak usah basa basi deh, semua orang pasti punya keinginan untuk didengarkan dan dipahami, bukan? itu salah satu kebutuhan dasar manusia kalo menurut saya
pengakuan, penghargaan, dan penerimaan orang terhadap seorang individu turut menjadi cambuk yang membuat seseorang tetap hidup bukan?

hahaha, sekian dulu deh postingan kali ini
ngantuk aslinya, daripada mulai ngalor ngidul omongannya
lebih baik kita sudahi dulu ya Ladies
semoga ada manfaat yang bisa di ambil dari postingan kali ini. Amiin :DD

Aaaaaah, i want to be a  great PSYCHOLOGIST >,<


Kamis, 17 Mei 2012

just a little while

Bismillah..

ow yeah.. galau saya lagi kumat
i dont know what to do
i really try to find for my real home
ya.. my home..

really, i need some refreshing
forget my tasks, forget my duties, forget my sadnesses
just for a while.. please
just a little while
could I?
i really shy to say this all mushy things
such a nonsense to be shared

but im tired, for sure
Lord, can u give me some, oh i mean, one person, only one if i couldnt get much
to be someone that i can share all this tiring things?
i want to cry Lord, and i dont think that i can just do it by my self  at least for this time
i loose my self, need someone, or something that can take me back to my reality
just to hear my cry, clap my shoulders just for a while to convince me that i can do it all
that i can be strong
and i dont need to be afraid to face the misterious future

yeaa.. just a little while..

Rabu, 11 April 2012

Rancangan Kasar Contoh Laporan Perkem

Laporan Individu

Nama    :  Alif
Kegiatan
Aspek yang Digunakan
Uraian Deskriptif Observasi
Biologis
Sosio-emosi
Kognitif
1.       Menangkap Bola






2.       Menyusun Bola

Anak bermain selama 10 menit, kegiatan ini melibatkan aspek biologis dan sosio-emosi karena.........


Intinya, hal-hal yang harus ada dalam laporan perkembangan :
1)      Jenis Permainan
2)      Hasil Observasi
3)      Kesimpulan : catat berapa lama anak memainkan 1 jenis permainan dan ada berapa jenis permainan dalam 20-30 menit
4)      Dari permainan yang dilakukan, aspek apa yg digunakan

Sertakan juga foto/video anak saat bermain




Laporan Kelompok
1)      Merangkum jenis permainan anak laki-laki dan perempuan
2)      Grafik tentang perbandingan anak laki-laki dan perempuan dalam hal jumlah jenis permainan yg dimainkan dalam waktu 20-30 menit
3)      Grafik tentang waktu yang dibutuhkan anak untuk memainkan satu permainan

Jumat, 23 Maret 2012

Dalam Diam



Dalam diam, sakura merekah
Menyibak angin semusim yang menyelimuti sang semi

Dalam diam, sakura menari
Berdansa dengan udara hangat, bernostalgia dengan tatap cerah sang mentari

Tapi dalam diam itu pula, sakura tersenyum getir
Mosaic-mosaic memori akan gugur berkelebat menghantam dinding nurani

Betapa ia menginginkan harmoni ketenangan itu
Saat dimana ia tak perlu lagi berpura-pura tersenyum merekah untuk membuat takjub jendela dunia penghuni bumi akan apa yg dilihatnya
Saat dimana ia dapat mengalihkan dunia hanya dengan menjadi dirinya,
dirinya yang gugur dengan senyuman tersungging
dengan keriangan akan tariannya bersama hembusan nafas yang bergerak
Saat dimana ia tak perlu lagi bergantung pada sang penggenggam tanah untuk dapat memberikan pesonanya pada dunia

Dan, sekali lagi,
dalam diam, sakura hanya dapat ikut menangis bersama langit
menyaksikan tabir musim yg membentang antara dirinya dan sang gugur


Ya, dalam diam..

Senin, 19 Maret 2012

Say NO to KEPO

hemmm.. kali ini posting apa ya?
entahlah, hari ini, tepatnya malam ini,
saya lagi ga enak hati
hahaha

ga enak hati kenapa Lady Syifa?
gara-gara saya telah melakukan suatu hal yang di sebut dengan KEPO
ahahaha

banyak orang yang bilang, nanya, ataupun memasang stat *termasuk saya. haha*
tentang kepo ini
ada yang bilang, kepo itu bikin sakit tapi tetep addicted
ada yang komentar juga, "ih, buat apasih kepo? ujung-ujungnya sakit hati yang ada" tapi ujung-ujungnya tetep kepo juga
hahahaha

Sooo..
kenapa sih orang seneng banget sama yang namanya ngepoin orang lain?

hmmm.... rada serius ini posting kali ini mah
hahaha
jadi, ada satu jawaban yang mungkin bisa saya sampaikan mengenai alasan timbulnya kepo arousal ini,
yak, jawabannya adalah karena pada hakikatnya, manusia adalah makhluk yang mempunyai rasa ingin tahu yang besar
(hahaha, mabok filsafat ini)
tapi jgn lantas berkecil hati dulu,
rasa ingin tahu yang besar inilah yang justru membuat manusia berkembang jadi peradaban yang superior jika dibandingkan dengan peradaban makhluk lain, seperti hewan dan tumbuhan.

Apa yang membuat manusia punya rasa ingin tahu?
hal ini dikarenakan oleh adanya sesuatu yang disebut sebagai akal dan pikiran,
2 hal yang hanya dimiliki oleh makhluk yang bernama manusia

Dan.. bagi manusia, merupakan suatu kewajiban untuk dapat memenuhi kebutuhannya
entah itu kebutuhan fisik, rohani, psikis, dll
Tapi.... dalam memenuhi kebutuhannya itu, manusia ga bisa sembarangan,
manusia punya nilai-nilai dan norma, juga seperangkat aturan yang menjadi pembatas agar kegiatan pemenuhan kebutuhannya itu tidak dilaksanakan secara membabi-buta

Kalau misalnya pemenuhannya itu dilaksanakan secara membabi-buta, manusia ga ada bedanya sama hewan yang hanya mengandalkan insting
kalo laper, ya makan
saya haus, minum
woy, saya butuh duit! saya mau duit! sekarang! ngerti ga sih?!
akhirnya maling, ato korupsi

aduuh.. plis deh, itu namanya tidak memanfaatkan esensimu sebagai manusia, Manusia!
buat apa kita dikaruniai akal dan pikiran kalo itu ga dipake?
sayang banget kan, mending kasihin aja tuh akal ama pikiran ke kelinci tetangga sebelah
*sewot*
hahahaha, yasudah.. bisi nanti keburu tambah  esmosi, kepikiran ama para "wakil" yang korup terus, mending heup aja. hahaha

tapi, postingan kali ini bukan berarti saya usaha buat cari pembenaran dari yang namanya KEPO itu ya..
jangan jadi gini:
A : ih, kamu kepo deh. ga baik tau
B : biarin aja, da kata Lady Syifa juga kepo itu fitrah manusia. kepo ada karena rasa ingin tahu, dan itu ada karena kita punya akal dan pikiran. nah, kalo ga dimanfaatin, nanti ga ada bedanya ama hewan. jadi, mending kepo aja biar ga dibilang hewan..

GA GITUUU JUGAAA
JANGAN KAYA BEGITU
SALAH ITU!!

hahahaha

justru saya pengen ngingetin, ingin tahu itu wajar,
tapi inget.. jangan ampe berlebihan
segala sesuatu yang berlebihan itu ga baik kan?

manfaatkanlah esensi mu sebagai manusia untuk jadi manusia seutuhnya
daripada ngepoin orang ga jelas, ujung2nya kita sakit hati,
mending akal ama pikirannya dikonstribusikan buat masa depan yang lebih baik (berasa partai),
contohnya bagaimana menjadi wanita seutuhnya #eaaaaa
hahahahahaaha

saling mengingatkan ya, Ladies
saya juga masih suka khilaf..
tolong bantu saya..
kalo misal suatu saat saya kepo berlebihan nya kambuh, ingetin saya
"syif, inget kamu itu calon ibu, calon istri. ga kasian apa ama anak-anakmu dan suamimu nanti kalo tau akal ama pikirannya ibu/ istrinya itu malah dipake buat ngepoin org scra berlebihan? "
hahaha, insyaAllah saya langsung sadar
(maaf yaa, obsesi sy itu jadi wanita seutuhnya, jadi di sebut2 terus. haha)

So, say NO to KEPO berlebihan yuks, Ladies :DD

Sabtu, 17 Maret 2012

Pesan Aurora untuk Pelangi

Udara lembab menyapa gugur masa ini
Membuncahkan beribu partikel asa ke hampa dilingkupnya

Di sela lembab, pelangi berbisik pada aurora
Aku ingin menjadi dirimu
menggantung tenang menghias dingin
Menghampar megah di alas atmosfer

Dengan lirih aurora berkata

Sabar, pelangi
Ketika masa masih enggan menghampiri, tak perlu kau paksakan untuk mengejarnya
aku tak ubahnya adalah hiasan langit sepertimu
kita ada atas nama keindahan hakiki
maka untuk apa pula kau berani melangkahi keputusan langit dengan tampil menjadi diriku?
tanpa adanya hujan yg menjadi penanda-mu? tanpa adanya matahari yang memunculkanmu setelah tangis?
Aku mungkin terlihat megah bagimu, menyala di antara kabut putih kesucian, 
di tengah pekatnya kesetiaan sang langit untuk menaungi bumi

Tapi
Jikalau kau mau bertarung melawan masa,
kau pasti akan bisa melihat bahwa dirimu adalah simbol kemenangan diri sejati
Kau ada untuk menghapus muram setelah pecahnya tangisan nurani
Kau tetap ada meski sang langit telah meredupkan wajahnya
Bukankah kau adalah gambaran tegar keindahan yang menang melawan angin?

Tunggulah pelangi,
kelak kau pun bisa ada di kedudukanku saat ini
Bermurah-hatilah menunggu jawaban sang langit untuk masa depanmu

Sebelum kelak datang masa transformasimu,
tetaplah untuk menjadi spektrum kebahagiaan yang  memeluk bumi setelah ia berduka 
berpegang teguhlah pada sifat keindahan hakikimu
dan tetaplah jadi pelangi yg sama,
yg senantiasa tersenyum walau lalu lalangnya musim menghalau jelasnya lapang pandangmu
berilah semangat pada seluruh makhluk yang mendambakan kungkungan indahku

Kau bisa kan, saudaraku?

Dan pelangi pun menjawab ditengah sesal haru akan asa yang telah ia harap secara serampangan

Ya, aurora
Tak akan kubiarkan gugur menutupi ukiran ufuk di senja masa ini
Dan akan kurelakan kuasa langit menuntun tempat para keindahan bernaung
tak kan lagi ku mendahului dingin tanpa hujan dan matahariku
karena aku tau, hakikat dasarku tak ubahnya adalah penghias langit sepertimu...


 ya, penghias langit sepertimu...
 

Senin, 12 Maret 2012

This is Me !

Ada satu hal yang bikin saya terus kepikiran tentang psikotes hari ini
yepyep, yaitu waktu disuruh nulis, ngarang, mendeskripsikan atau apapunlah itu namanya tentang keinginan terbesar di masa yang akan datang

Mungkin banyak yg nulis kelak pengen jadi psikolog handal, pengusaha sukses, dokter cantik (lho?), dan sebagainya
tapi bisakah Ladies sekalian menebak apa yg saya tulis?
ayooo, yg bisa hebat deh! haha

Ya, jawabannya adalah saya ingin jadi wanita seutuhnya
saya ingin jadi seorang istri yg kelak taat dan sayang pada suami
seorang ibu yang hangat pada anak-anaknya
seorang anak yg bisa membanggakan kedua orangtua saya
dan tentu saja, menjadi seorang wanita yang anggun, cantik, shalihah, berjiwa sosial tinggi, lemah-lembut namun tetap kuat, tegas dan sabar

Hahahaahaha
ngetawain saya ya, Ladies?
gapapa....
saya ga malu ko nulis itu, hehe


"ko aneh sih kamu fa?"
"kolot bgt sih kamu"
atau bahkan mungkin komentar
"kebelet nikah ya kamu?"

hahahaha, seteraaaah seteraaaah anda mau bilang apa
yg jelas keinginan terbesar saya memang itu
intinya, saya ingin berkeluarga dan mempunyai keluarga yg harmonis dengan peran sy sebagai wanita seutuhnya didalamnya

bukannya saya gamau jadi psikolog handal, pengusaha sukses, dokter cantik (keukeuh nya eta. haha) dan sebagainya
siapa yg gamau coba jadi psikolog handal?
heloooo saya skrg kuliah di fakultas Psikologi
buat apa saya sekolah lama-lama, duit keluar terus, dan lain-lain kalo saya ga bisa jadi psikolog handal ?
of course saya pengen lah

tapi memang yg jadi concern saya adalah konsep wanita seutuhnya itu
jadi psikolog handal bisa meningkatkan kepekaan dan sifat pengertian seorang wanita bukan?
jadi psikolog handal juga dapet ilmu bagaimana memahami karakter seseorang bukan? suami atau anak mungkin?

Nah itu yang jadi tolak ukur saya milih kuliah di psikologi
psikologi bisa jadi jalan penghubung saya buat mencapai keinginan terbesar saya (amiin >,<)

Pertanyaannya sekarang,
kenapa psikologi aja? dokter juga bisa kan?
Awalnya saya memang ngebet buat jadi dokter
tapi, saya pikir lagi, saya pengen jadi sosok istri, ibu, anak, ataupun teman yg bisa siap anytime, anywhere buat orang2 yg saya sayangi
jadi kalo jadi psikolog, saya ga perlu sering2 ninggalin keluarga saya kan?
dan ilmunya pun bisa saya terapkan untuk menciptakan quality time bagi keluarga saya

Lah, kan dokter juga bisa buka praktek di rumah jeng?
iya emaaaang...
saya juga kepikir gitu
tapi ah, dipikir2 lagi, sekarang udah byk tmpat praktek dokter
belum lagi biaya kuliahny yg mahal bgt, aduh, kasian ortu saya, ade saya kan banyak
terus kuliahnya lama, kapan nikah? *dezig* hahahaa
Sudahlah, biarkan nanti suami saya aja yg jadi dokter. Amiin >,<
hahaha

Biarlah,
Ladies mau menilai saya seperti apa
yang jelas ya inilah saya dan harapan saya

Konyol?
Mungkin..

Kolot?
Bisa...

Ada-ada aja?
Boleh lah..

Tapi yang jelas, saya ga pernah menganggap main-main apa yang jadi keinginan terbesar saya ini
Saya bakal selalu berusaha biar keinginan saya ini bisa tercapai
Ga percaya?
Look into my eyes, there are no lies in there. hahahahahaha

Yaaaa... kalo emang Ladies gamau ngikutin saya ya gapapa
ga masalah
tapi mohon doanya aja ya,
biar apa yg saya cita-citakan ini bisa tercapai
Amiin >,<

Well, sekian postingan kali ini
Parah nih, lagi byk tugas eh sempet2nya nulis yg beginian
hahaha
Tapi saya nepatin janji saya kan, Ladies?
Lewat blog ini, Ladies bisa melihat pribadi saya yg sesungguhnya
hahaha

Yeaaa, this is Me ! ^^

Rabu, 07 Maret 2012

Dadah.... :'((((

Night, Ladies ! :D

hari ini farewell party Mr.Wijnand
*aku bingung, knpa di English di sebutnya farewell party ya? party kan identik ama seneng dan bahagia, lah kalo farewell kan yg ada malah sedih. 0_o. sudahlah, abaikan. hahaha*

Dosen luar negeri yang hanya dalam waktu 3 minggu bisa mengambil hati para mahasiswanya
Bukan dengan ancaman tugas2, tidak juga dengan pelototan mata, ataupun penjelasan2 yang lamanya kaya siput yg jalan 2km
tapi dengan rasa humornya, dengan ketulusannya, dan juga sikap bersahabatnya

Our Mr.Wijnand, dosen yg amazing
sempet2ny bikin slideshow dan bungkusan makanan buat para mahasiswanya
Ngprint teks lagu, biar bisa nyanyi bareng
aaaaaaa T.T

dari Mr. Wijnand, kue jahe dan permen Belanda
thanks, Oppa :D


Kenang2an dari Fapsi'11,
hope u'll like it, Mister ^^


yup, bye bye Mr.Wijnand
akhirnya musim PINEL dan KALAT pun berakhir sudah
walaupun ternyata HILGARD sudah bersiaga untuk tampil di garis depan. hahaha

thanks 4 everything on this 3 weeks
we'll miss u
have a save flight 
stay healthy and humoris yaaaa :DDDD

DADAAAAAAAH  T.T


N.B. :
Oh ya, untuk semakin mengukuhkan citra saya sebagai fans berat dan secret admirenya Mr.Wijnand,
nih, saya punya bukti lagi
gelas dan tulisannya pun ampe saya foto loh Ladies!
hahahahahaaha
*seteres ini anak*



saya secret admire sejati kaaaaaaaaan... :">
hahahaahaha